Senin, 09 Oktober 2017
SANTRI YANG MELUPAKAN TUJUANNYA
Selasa, 22 Agustus 2017
Rahasia di Balik Rezeki
لو أن ابن آدم هرب من رزقه كما يهرب من الموت لأدركه رزقه كما يدركه الموت
“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya
sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.”
( HR. Ibnu Hibban )
" NGAJI TASAWWUF BAB REZEKI "
Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.
Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi....
Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar...
Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.
Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.
Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.
Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya...
Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam...
Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta,
Rezeki adalah seluruh rahmat Alloh SWT
Adapun
8 JENIS REZEKI DARI ALLOH SWT
1.REZEKI YANG TELAH DIJAMIN.
وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).
2. REZEKI KARENA USAHA.
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).
3. REZEKI KARENA BERSYUKUR.
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).
4. REZEKI TAK TERDUGA.
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).
5. REZEKI KARENA ISTIGHFAR.
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).
6. REZEKI KARENA MENIKAH.
وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).
7. REZKI KARENA ANAK.
وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).
8. REZEKI KARENA SEDEKAH
مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).
WASIAT NASIHAT INDAH AL-IMAM Al-QUTHB AL-HABIB ABDURRAHMAN BIN ALI BIN ABU BAKAR AS-SAKRAN
وَصِيَّةُ اْلإِمَامِ اْلقُطْبِ اْلحَبِيْبِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ بَكْرِ السَّكْرَاْنِ فِيْ تَذْكِرَةِ اْلمُصْطَفَى
Wasiat Imam al-Quthb al-Habib 'Abdurrahman bin 'Ali bin Abi Bakar as-Sakron di dalam kitab "Tadzkirah al-Musthafa".
أَلاَ يَابْنَ الْفَقِيْهِ يَاعَبُوْدَ اسْمَعْ بِنِيَّةِ
Ingatlah wahai ananda al-Faqih 'Abud, dengarkanlah dengan penuh niat (sungguh2).
١- تَيَقَّظْ فِيْ دُجَى اللَّيْلِ وَ اسْمَعْ ذِي الْوَصِيَّةِ
1. Bangunlah malam dan dengarkan nasihat ini.
٢- إِلَى الرَّحْمَنِ تُبْ مِنْ ذُنُوْبِكَ وَ الْخَطِيَّةِ
2. Bertobatlah kepada اللّـہ dari dosa2mu dan kesalahan.
٣- وَ لاَزِمْ ذِكْرَ مَـوْلاَكَ بُكْـرَةً وَ الْعَشِـيَّةَ
3. Dan selalu lah ingat kepada اللّـہ di pagi dan sore hari.
٤- عَلَى الصَّلَوَاتِ وَاظِبْ عَلَيْهَا فِي الْجَمَاعَةِ
4. Jagalah selalu sholat dengan berjamaah.
٥- وَ لاَ تَغْـفُلْ عَنِ الذِّكْرِ لِلَّهِ كُلَّ سَـاعَة
5. Jangan lalai dari dzikir mengingat اللّـہ di setiap waktu.
٦- وَ صُرَّ الْبَطْنَ وَ اصْبِرْ عَلَى طُوْلِ الْمَجَاعَةِ
6. Jagalah perut, sabarlah ketika haus dan lamanya lapar.
٧- تَغَـانَمْ سَـاعَةَ الْعُمْرِ مِنْ قَبْلِ الْمَـنِيَّةِ
7. Ambillah kesempatan umur (untuk ibadah) sebelum meninggal.
۸- وَ بَعْدَ الْمَغْرِبِ ارْكَعْ أَوِ اقْرَأْ بِالتَّدَبُّرِ
8. Rukuklah (sholatlah sunnat) setelah Maghrib atau bacalah al-Qur'an dengan tadabbur.
٩- أَوِ اذْكُرْ وَ إِنْ صَفَا الْقَلْبُ فَاسْبَحْ فِي التَّفَكُّرِ
9. Atau berdzikirlah, dan jika hati jernih, maka perbanyaklah tafakkur.
١٠- إِلَى وَقْتِ الْعِشَا اِحْذَرْ تَنَامُ أَصْلاً وَ تُهْمَرُ
10. Hingga waktu Isya', hindari (jangan) tidur sama sekali.
١١- عَسَى تُحْمَى وَ تَحْـظَى بِأَلْطَـافٍ خَفِيَّة
11. Semoga engkau mendapat bagian dari kelembutan pemberian اللّـہ yang penuh rahasia.
١٢- وَ لاَ تَسْمُرْ فَتُقْمَرْ عَنِ الطَّاعَاتِ وَ الدِّيْنِ
12. Janganlah jaga malam (begadang) untuk ngobrol (yang sia2), maka engkau tidak bisa (terjauhkan) melakukan ketaatan dan pemahaman agama.
١٣- تَجَنَّبْ جَمْ جِـدًّا مِنَ السُّفَهَا الشَّيَاطِيْنِ
13. Jauhilah sejauh-jauhnya teman bodoh yang berkelakuan seperti syetan.
١٤- تَبَعَّدْ لاَ تُجَالِسْ سِوَى الضُّعَفَا الْمَسَاكِيْنِ
14. Menjauhlah, jangan duduk kecuali dengan orang yang lemah (dlu'afa) dan miskin (agar kau faham bersyukur).
١٥- وَ تُبْ بَعَْدَ الطَّـهَارَةِ وَ نَمْ صَافِي الطَّـوِيَّةِ
15. Dan taubatlah setelah sesuci (wudlu’) dan tidurlah dalam keadaan suci (hati bersih) tanpa dendam.
١٦- وَ قُمْ فِيْ آخِرِ اللَّيْلِ صَلِّ وَ اقْرَأْ وَ هَلَّلْ
16. Bangunlah di (sepertiga) akhir malam, sholat lah dan bacalah (al-Qur'an) dan (bacalah) tahlil.
١٧- تَفَـهَّمْ سِـرَّ مَعْـنَى كَلاَمِ اللَّهِ وَ رَتَّـلْ
17. Pahamilah rahasia makna Kalam اللّـہ al-Qur'an dan bacalah dengan tartil.
١۸- وَ بِاسْتِغْفَارِ مَوْلاَكَ قَبْلَ الْفَجْرِ كَمِّلْ
18. Dan sempurnakanlah beristghfar kepada (اللّـہ ) Tuhanmu sebelum waktu Subuh.
١٩- وَ صَلِّ الصُّـبْحَ تَكْفِي مِنَ اللَّهِ كُلَّ أَذِيَّةِ
19. Kemudian sholatlah Subuh, maka engkau tercegah oleh اللّـہ dari segala gangguan.
٢٠- وَ بَعْدَ الصُّبْحِ فَاذْكُرْ إِلَى أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ
20. Dan setelah Subuh berdzikirlah hingga terbit matahari.
٢١- وَ كُنْ فِي الْيَوْمِ أَحْسَنَ فِي الطَّاعَاتِ مِنْ أَمْسِ
21. Jadikanlah hari ini lebih baik dalam ketaatan dari hari kemarin.
٢٢- وَ لاَ تَكْسَلْ مِنَ الْخَيْرِ وَ اذْكُرْ فَصَّةَ الرَّمْسِ
22. Jangan malas dari kebaikan dan ingatlah ketika kau kelak diantar ke kuburan.
٢٣- وَ قُمْ صَلِّ الضُّـحَى بَعْدَ اِشْـرَاقِ الْمَضِيَّةِ
23. Bangkitlah untuk sholat Dluha setelah matahari keluar nampak terang.
٢٤- وَلاَ تَهْتَمْ أَصْلاً بِرِزْقِكَ فَهُوَ مَضْمُوْنُ
ضَمِنَ بِهِ بَارِئُ الْكَوْنِ بِسِرِّ الْكَافِ وَ النُّوْنِ
24. Dan janganlah sama sekali bingung dengan masalah rizkimu karena itu sudah ditanggung
(Oleh اللّـہ ) yang menciptakan seluruh alam semua makhluk dengan rahasia “kaf” dan “nun” (yaitu maksudnya kata “kun” jadilah maka terjadilah).
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَآ مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّـدِنَآ مُحَمَّدٍ
إِلَهِيْ أَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَ رِضَاكَ مَطْلُوْبِي
ْ
Rabu, 28 Juni 2017
Perbedaan antara _Maghfirah_ (مغفرة) dengan Afuw_ (عفو)
Perbedaan antara _Maghfirah_ (مغفرة) dengan _'Afuw_ (عفو)
_Maghfirah_ adalah hak Allah untuk mengampuni kita atas segala dosa-dosa kita (dosa kecil, karena dosa besar hanya diampuni dengan taubat -red), tetapi dosa-dosa tersebut akan tetap tercatat di dalam buku amalan kita selama di dunia. _Maghfirah_ adalah ampunan Allah atas dosa-dosa kita, tetapi di Hari Pembalasan kelak, dosa-dosa tersebut tetap tertulis di dalam rapor kita. Allah akan menanyai kita tentang dosa-dosa tersebut, tetapi Allah tidak akan menghukum kita karenanya
_'Afuw_ adalah hak Allah untuk mengampuni dosa-dosa kita, lalu menghapusnya dari buku catatan amal kita selama di dunia. Seolah-olah, kita tidak pernah melakukan dosa-dosa tersebut. _'Afuw_ adalah ampunan Allah atas dosa-dosa kita, yang lalu dosa-dosa tersebut akan dihapus secara total dari rapor kita, dan Allah tidak akan menanyai kita tentang dosa-dosa tersebut di Hari Pembalasan
Itulah kenapa Rasulullah (ﷺ) memerintahkan kita untuk membaca doa berikut di bulan Ramadhan, terutama pada malam _Laylatul Qadr_ :
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
_*Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni*_
(Ya Allah, Engkaulah Satu-satunya yang Maha Pengampun, dan Engkau suka memberi ampunan. Maka dari itu, ampunilah aku),
(HR Ahmad, Ibn Majah, dan Tirmidhi)
Jadi, pastikan kita senantiasa membaca doa tersebut sepanjang waktu, sebanyak mungkin. Jadikan ia sebagai dzikir harian kita.
Bayangkan juga bahwa nanti ketika diri kita sedang berdiri di Hari Pembalasan, dimintai pertanggung jawaban atas segala amal perbuatan kita, dan kita tidak memiliki jaminan untuk memasuki Jannah-Nya.
Tiba-tiba, kita mendapati bahwa kita memiliki bergunung-gunung Hasanat (pahala) di dalam rapor kita.
Tahukah kita dari mana pahala yang begitu banyak tadi datang?
Karena ketika di Dunia, kita terus-menerus mengucapkan, _"SubhanAllah wa bihamdihi, SubhanAllah al 'Azhiim."_
Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda, "Dua kalimat yang ringan di lidah, tetapi berat timbangannya. Keduanya begitu disukai oleh Arrahman (Maha Pengasih) :
سُبْحَانَ اللّهِ وَ بِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللّهِ الْعَظِيمِ
_*SubhanAllahi wa biHamdihi, Subhan-Allahi 'l-`azhiim*_
(Mahasuci Allah, dengan segala pujian dan kesucian hanya teruntuk bagiNya, Yang Mahabesar)
(HR Bukhari, Muslim).
Bayangkan betapa banyak pula pahala yang akan dilipat gandakan jika kita membagikan ilmu ini, ilmu tentang keutamaan berzikir mengingat Allah.
Betapa banyak yang akan mengucapkannya, dan kita akan mendapat aliran pahala dari mereka yang mengamalkannya setelah mengetahuinya dari kita.
"Siapa saja yang menunjuki orang lain pada kebaikan, baginya pahala yang sama dengan mereka yang melakukannya,"
(HR Muslim).
Minggu, 09 April 2017
Penjelasan tentang hadist شفاعتي لأهل الكبائر من أمتي
Sabtu, 18 Februari 2017
(ilyashbat) wanita yang : 1.Ayahnya adalah nabi 2.Anaknya adalah nabi 3.Saudara laki-laki nya adalah nabi 4.Suaminya adalah nabi
سيدتنا مريم بنت عمران
Ayahnya;
ﻋﻤﺮﺍﻥ ﺑﻦ ﻳﺼﻬﺮ ﺑﻦ ﻓﺎﻫﺖ ﺑﻦ ﻟﺎﻭﻱ ﺑﻦ ﻳﻌﻘﻮﺏ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻠﺎﻡ
Saudaranya;
قال الله تعالى ؛ ﻳﺎ ﺃﺧﺖ ﻫﺎﺭﻭﻥ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﺃﺑﻮﻙ ﺍﻣﺮﺃ ﺳﻮﺀ ﻭﻣﺎ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﻣﻚ بغيا
ﻳﺎ ﺃﺧﺖﻫﺎﺭﻭﻥ ﻛﺎﻥ ﺃﺧﺎﻫﺎ ﻣﻦ ﺃﺑﻴﻬﺎ
(تفسير الزمخشري.. في تفسير الاية خلاف)
Suaminya;
ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺯﻭﺟﻨﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻣﺮﻳﻢﺑﻨﺖ ﻋﻤﺮﺍﻥ رواه الطبراني
Anaknya;
النبي عيسى عليه السلام
Kamis, 02 Februari 2017
Tips dan Kiat mendapatkan Cinta Suami
Buatlah Suamimu Jatuh Cinta padamu pada setiap harinya
1) Selalu tersenyum ketika suami pulang dan pergi
2) Berbicarah dengan tata bahasa / ibarat yang menyenangkan hati suami
3) jika dimarahi suami, diam dan dengarkan jangan ikut bicara, karena suami bisa saja meminta maaf dengan sendirinya
4) ketika suami salah faham dan marah, tunggu sampai dia selesai, lalu mintalah izin untuk mengambilkannya minum baru jelaskan kepadanya apa yang terjadi
5) jangan membesarkan masalah, terlebih jika masalah itu kecil
6) jangan meremehkan pekerjaan remeh untuk suami semisal menyiapkan handuk dan pakaian, membukakan pintu ketika datang dan menanyakan kebutuhannya
7) Istri harus tau kebutuhan suami, dan perhatian lebih ketika suami sedang sakit atau sedih
8) Menyuguhkan makanan dan minuman dengan rapi dan bersih kepada suami
9) Selalu menjaga pandangan suami, dengan cara menjadi pribadi yang disukai suami dan berhias/tampil cantik untuknya
10)Menjaga rahasia terlebih jika itu aib suami
11) Jangan bawa masalah dalam keluar dan masalah luar kedalam
12) Jangan menceritakan masalah pada oranglain, karena masalah yang diketahui oranglain akan menjadi lebih sulit menyelesaikannya
13)Menyuguhkan makanan bervariasi pada moment tertentu
14)Jangan pernah mengangkat suara dihadapan suami, terlebih jika itu marah dan mengkritiknya
15)Menghormati keluarganya
16)Libatkan dan ajari anak dalam menghormati suami
17)Jangan banyak mengadu pada suami, mengadulah pada Allah SWT.
18)Jangan pernah membandingkan suami dengan oranglain siapapun dia
19)Ketika ada masalah bergegaslah minta maaf, jangan sampai didahului suami, walau istri tidak salah
20)Selalu Usahakan Sholat berjemaah dan makan bersama suami
21)Jangan pernah membebani suami dengan permintaan, terlebih meminta sesuatu yang tidak mampu suami berikan/tidak bisa dilakukan
22)Jangan pernah membiarkan masalah suami istri lebih dari sehari-semalam, cepat selesaikan